Sabtu, 09 Januari 2016

Pengantar Teknologi SIM 1



NAMA                        : EPI SANJAYA
NPM                           : 12213912
KELAS                        : 3EA14
MATA KULIAH         : Pengantar Teknologi SIM 1

SOAL
1. Definisi analisi kinerja system teknologi informasi
2. Metode metode analisi kinerja system teknologi informasi
3. Standar standar analisi kinerja system teknologi informasi
4. Metode pengumpulan data untuk analisis
    - Knowledge base
    - Data mining

JAWABAN

1. Definisi Analisis Kinerja System Teknologi Informasi
Definisi Analisis Sistem
Kegiatan analisis sistem adalah kegiatan untuk melihat sistem yang sudah berjalan, melihat bagian mana yang bagus dan tidak bagus, dan kemudian mendokumentasikan kebutuhan yang akan dipenuhi dalam sistem yang baru. Hal tersebut terlihat sederhana, namun sebenarnya tidak. Banyak hambatan yang akan ditemui dalam proses tersebut. Pada banyak proyek sistem informasi, proses analisis dan desain sering kali berjalan bersama-sama. Jadi selama kegiatan analisis, kegiatan desain juga dilakukan. Hal ini dilakukan karena pada banyak kasus, user sering kesulitan untuk mendefinisikan kebutuhan mereka. Jadi mereka akan lebih mudah mendefinisikan kebutuhan, jika mereka telah melihat gambar rancangan sistem yang baru, khususnya rancangan antarmuka.
Oleh karena itu, sering kali batasan mengenai bagian mana yang dianggap sebagai analisis dan bagian mana yang dianggap sebagai desain banyak terjadi perbedaan. Misalnya ada yang mengatakan bahwa use case, analysis class, dan sequence diagram merupakan bagian dari analisis. Namun ada juga pihak lain yang menyatakan bahwa use case dan sequence diagram merupakan bagian dari desain, dan analysis class tidak ada karena sudah ada
design class.

Defenisi Kinerja
Terdapat beberapa badan standar yang mengeluarkan defenisi kinerja, antara lain :
1.      Standar industri Jerman DIN55350
Kinerja terdiri dari semua karakteristik dan aktivitas penting yang dibutuhkan dalam suatu produksi, yang meliputi perbedaan kuantitatif dan kualitatif produksi atau aktivitas keseluruhan.
2.      Standar ANSI (ANSI/ASQC A3/1978)
Kinerja adalah gambaran dan karakteristik produksi keseluruhan atau pelayanan yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan.
3.      Standar IEEE untuk kinerja perangkat lunak (IEEE Std 729 - 1983)
Kinerja adalah tingkatan untuk memenuhi kombinasi perangkat lunak yang diinginkan. Secara umum dapat didefenisikan sebagai semua karakteristik dan aktifitas penting yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan yang akan dicapai.

Defenisi dan Konsep Dasar
Istilah kinerja (performance) mengacu pada pelayanan yang disediakan oleh orang atau mesin untuk siapapun yang memerlukannya. Suatu sistem pemroses informasi adalah sekumpulan komponen perangkat keras dan perangkat lunak yang memiliki kemampuan untuk memproses data melalui program-program yang ditulis. Dengan demikian istilah kinerja untuk suatu sistem yang memproses informasi adalah merupakan fasilitas-fasilitas yang dapat tersedia untuk dimanfaatkan yang meliputi bahasa pemrograman, utiliti yang digunakan untuk mendesain dan pengembangan program, utiliti pemrosesan, feature untuk memperbaiki kegagalan dan
sebagainya. Kinerja (performance) terdiri dari indeks-indeks yang dapat melambangkan kemudahan, kenyamanan, kestabilan, kecepatan dan lainlain. Setiap indeks memiliki kuantitas dan kemudian menjadi obyek evaluasi. Suatu indeks performance dapat dievaluasi dengan berbagai cara, antara lain :
·        Dapat diukur (measured)
·        Dapat dihitung (calculated)
·        Dapat diperkirakan (estimated)

Evaluasi tersebut merupakan kuantitatif (=sesuatu yang dapat dijabarkan dalam angka). Namun demikian banyak faktor dari sistem yang dipilih adalah merupakan kualitatif yang sukar untuk dikuantisasi.

2. Metode Metode Analisis Kinerja

Analisis Kinerja
Analisis Kinerja adalah performance analisis yaitu analisis untuk melakukan penilaian tingkat keberhasilan bank pada periode tertentu berdasarkan rencana kerja, laporan realisasi rencana kerja, danlaporan berkala bank:Aspek yang dinilai terutama meliputi modal (capital), asset, manajemen, hasil dan likuiditas, kepatuhan terhadap ketentuan, dan aspek lain : di Indonesia analisis kinerja bank pada dasarnya dilakukan oleh Bank Indonesia sebagai bank sentral: analisis kinerja juga dapat dilakukan oleh pihak lain untuk berbagai tujuan.

Metode Pengumpulan Data:

1. Metode system development life cycle
            Model SDLC atau sekuensial linier sering disebut juga Model Air terjun. Model ini mengusulkan sebuah pendekatan perkembangan perangkat lunak yang sistematik dan sekunsial yang dimulai pada tingkat dan kemajuan system pada seluruh analisis, desain, kode, pengujian dan pemeliharaan. Model ini disusun bertingkat, setiap tahap dalam model ini dilakukan berurutan,satu sebelum yang lainnya. Model ini biasanya digunakan untuk membuat sebuah software dalam skala besar dan yang akan dipakaidalam waktu yang lama.

2. Model Prototyping
            Model Prototyping adalah proses iterative dalam pengembangan system dimana requirement diubah ke dalam system yang bekerja yang secara terus menerus dipetbaiki melalui kerjasama antara user dan analis. Prototype juga bisa dibangin melalui bebrapa tool pengembangan untuk menyederhanakan proses

3. Model RAD
            Rad adalah pengganbungan beberapa metode atau teknik terstruktur. Rad menggunakan metode prototyping dan teknik terstruktur lainnya untuk menemukan kebutuhan user dan perancangan system informasi selain itu Rad menekankan siklus perkembangan dalam waktu yang sibgkat dengan pendekatan konstruksi berbasis komponen.

4. Model Spiral
            Model Spral pada awalnya diusulkan oleh Boehm, adalah model proses petrangkat lunak evolusioner yang merangkai sifat iterative dari prototype yang merangkai sifat iterative dari prototype dengan cara control dan aspek sistematis model sequensial linier. Model iterative ditandai dengan tingkah laku yang memungkinkan pengembang mengembangkan versi perangkat lunak yang lebih lengkap secara bertahap.

5. Object Oriented Technology
            Object Oriented Technology merupakan cara pengembangan perangkat lunak berdasarkan abstraksi objek-obejkn yang ada di dunia nyata. Filosofi Object Oriented sangat luar biasa sepanjang siklus pengembangan perangkat lunak (perencanaan, analisis, perancangan dan implementasi) sehingga dapat diterapkan pada perancangan system secara umum, menyangkut perangkat lunak, poerangkat keras dan system secara keseluruhan

6. Functional Decomposition Methodologies
            Metode ini menekankan pada pemecahan dari system ke dalam subsistem-subsistem yang lebih kecil, sehingga akan lebih mudah untuk dipahami, dirancang dan ditetapkan. Yang termasuk dalam kelompok metodologi antara lain:
·        HIPO
·        Stepwisw Refinement (SR) atay Iterative stepwise Refinement (ISR)
·         Information Hiding

7. Data Oriented Methodologies
Metodologi ini menekankan pada karakteristik dari data yang akan diproses, dikelompokkan ke dalam dua kelas, yaitu :
A.     Data flow oriented methodologies, system secara logika dapat digambarkan secar logika dari arus data dan hubungan antar fungsinya di dalam modul-modul di system. Yang termasuk dalam metodologi ini adalah :
·        SADT (structured analysis and design techniques)
·        Composite Design
·        SSAD (Structured system analysis and design)

B.     Data structured oriented methodologies, metodologi ini menekankan struktur dari input dan output di didtem, yang termasuk dalam metodologi ini adalah :
·        JSD (Jackson’s system development)
·        W/O (Warnier/Orr)
4.METODE PENGUMPULAN DATA UNTUK ANALISIS
Ø  Knowledge Management (KM)
Pengertian Knowledge Mnagement adalah proses mengumpulkan dan menciptakan pengetahuan secara efiisen, mengatur basis pengetahuan organisasi untuk menyimpan pg sengetahuan dan memfasilitasi knowledge sharing (berbagai pengetahuan) sehingga pengetahuan tersebut dapat memfasilitasi knowledge sharing (berbagai pengetahuan) saling berbagi pengetahuan tersebut dapat terjadi antara pelanggan, pegawai dan dengan rekan-rekan bisnis.
Aktivitas Knowledge Management dan dukungan teknologi informasi dalam pelaksanaannya knowledge management ditunjang oleh teknologi informasi untuk hal-hal sebagai berikut :
·        Knowledge identification
Merupakan aktivitas identifikasi terhadap pengetahuan
·        Knowledge discovery and analysis
Menggunakan mesin pencari, bais data dan data mining. Pengetahuan yang tepat dapat ditemukan dan diabalisis
·        Konwledge acquisition
Meruapakan proses pengumpulan dan peraturan pengetahuam sehingga dapat digunakan
·        Knowledge creation via idea generation
Merupakan proses pembuatan pengetahuan dengan menggunakan teknologi idea generation. Terdapat berbaiu macam software untuk idea generatiom yan g dirancang membantu menstimulasi seorang atay suatu kelompok untuk menghasilkan ide-ide atau pilihan-pilihan.
·        Knowledge establishment of organization bases
Pengetahuan perusahaan perlu disimpan pada suatu basis pengetahuan sehingga perlu dibuat suatu basis pengetahuan
·        Knowledge distribution and use
Teknologi diterapkan untuk memungkinkan pendistribusian ketika dibutuhkan

Ø  Data Mining
A. Pengertian data mining
Data mining adalah teknik manajemen data yang digunakan dengan data warehouses dan data marts. Tekonologi data mining memiliki kemampuan untuk melakukan perkiraan otomatis dari trends dan behaviors serta menemukan pattern yang sebelumnya tidak diketahui secara otomatis.
B. Karakteristik data mining,
             Data mining memiliki karakteristik-karakteristik sebagi berikut :
·                    Lembaga sertifikat profesi telematika Indonesia 217
·                    Tools data mining dibutuhkan untuk mendapatkan data yang terpendam
·                    Miner yang dalam hal ini adalah pengguna, dilengkapi dengan data drills dan
            query tools untuk mengajukan pertanyaan dan mendapatkan jawaban terhadap
pertanyaan tersebut dengan cepat.
C. Tools data mining
Menggunakan bebrapa tools berbasis teknologi informasi, beberapa tools yang cukup dikenal adalah ;
·        Neural computing
Pendekatan machine-learning dimana data historis dapat diteliti untuk diperoleh polanya
·        Intelligent agents
Dapat membantu melalukan data mining seperti analisis trend, prediksi dan lain sebaginya. Contoh penggunaanya adalah untuk mendapatkan informasi yang tepat pada internet dengan baris data
·        Association analisis
Pendekatan dimana pengguna menentukan suatu algoritma yang mengurutkan kumpulan data yang besar dan menyatakan aturan statistik di antara data-data tersebut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar