NAMA
: EPI SANJAYA
NPM : 12213912
KELAS :
3EA14
MATA
KULIAH : Pengantar Teknologi SIM 1
SOAL
1.
Definisi analisi kinerja system teknologi informasi
2.
Metode metode analisi kinerja system teknologi informasi
3.
Standar standar analisi kinerja system teknologi informasi
4.
Metode pengumpulan data untuk analisis
- Knowledge base
- Data mining
JAWABAN
1. Definisi Analisis Kinerja System
Teknologi Informasi
Definisi Analisis Sistem
Kegiatan
analisis sistem adalah kegiatan untuk melihat sistem yang sudah berjalan,
melihat bagian mana yang bagus dan tidak bagus, dan kemudian mendokumentasikan
kebutuhan yang akan dipenuhi dalam sistem yang baru. Hal tersebut terlihat
sederhana, namun sebenarnya tidak. Banyak hambatan yang akan ditemui dalam
proses tersebut. Pada banyak proyek sistem informasi, proses analisis dan
desain sering kali berjalan bersama-sama. Jadi selama kegiatan analisis,
kegiatan desain juga dilakukan. Hal ini dilakukan karena pada banyak kasus, user sering
kesulitan untuk mendefinisikan kebutuhan mereka. Jadi mereka akan lebih mudah
mendefinisikan kebutuhan, jika mereka telah melihat gambar rancangan sistem yang
baru, khususnya rancangan antarmuka.
Oleh
karena itu, sering kali batasan mengenai bagian mana yang dianggap sebagai
analisis dan bagian mana yang dianggap sebagai desain banyak terjadi perbedaan.
Misalnya ada yang mengatakan bahwa use case, analysis class, dan sequence
diagram merupakan bagian dari analisis. Namun ada juga pihak lain yang
menyatakan bahwa use case dan sequence diagram merupakan bagian dari desain,
dan analysis class tidak ada karena sudah ada
design class.
Defenisi
Kinerja
Terdapat
beberapa badan standar yang mengeluarkan defenisi kinerja, antara lain :
1. Standar
industri Jerman DIN55350
Kinerja terdiri dari semua karakteristik
dan aktivitas penting yang dibutuhkan dalam suatu produksi, yang meliputi
perbedaan kuantitatif dan kualitatif produksi atau aktivitas keseluruhan.
2. Standar
ANSI (ANSI/ASQC A3/1978)
Kinerja adalah gambaran dan
karakteristik produksi keseluruhan atau pelayanan yang berhubungan dengan
pemenuhan kebutuhan.
3. Standar
IEEE untuk kinerja perangkat lunak (IEEE Std 729 - 1983)
Kinerja adalah tingkatan untuk memenuhi
kombinasi perangkat lunak yang diinginkan. Secara umum dapat didefenisikan
sebagai semua karakteristik dan aktifitas penting yang berhubungan dengan
pemenuhan kebutuhan yang akan dicapai.
Defenisi
dan Konsep Dasar
Istilah
kinerja (performance) mengacu pada pelayanan yang disediakan oleh orang atau
mesin untuk siapapun yang memerlukannya. Suatu sistem pemroses informasi adalah
sekumpulan komponen perangkat keras dan perangkat lunak yang memiliki kemampuan
untuk memproses data melalui program-program yang ditulis. Dengan demikian
istilah kinerja untuk suatu sistem yang memproses informasi adalah merupakan
fasilitas-fasilitas yang dapat tersedia untuk dimanfaatkan yang meliputi bahasa
pemrograman, utiliti yang digunakan untuk mendesain dan pengembangan program,
utiliti pemrosesan, feature untuk memperbaiki kegagalan dan
sebagainya.
Kinerja (performance) terdiri dari indeks-indeks yang dapat melambangkan
kemudahan, kenyamanan, kestabilan, kecepatan dan lainlain. Setiap indeks
memiliki kuantitas dan kemudian menjadi obyek evaluasi. Suatu indeks
performance dapat dievaluasi dengan berbagai cara, antara lain :
·
Dapat diukur (measured)
·
Dapat dihitung (calculated)
·
Dapat diperkirakan (estimated)
Evaluasi
tersebut merupakan kuantitatif (=sesuatu yang dapat dijabarkan dalam angka).
Namun demikian banyak faktor dari sistem yang dipilih adalah merupakan
kualitatif yang sukar untuk dikuantisasi.
2. Metode Metode Analisis Kinerja
Analisis
Kinerja
Analisis Kinerja adalah performance analisis yaitu analisis
untuk melakukan penilaian tingkat keberhasilan bank pada periode tertentu
berdasarkan rencana kerja, laporan realisasi rencana kerja, danlaporan berkala
bank:Aspek yang dinilai terutama meliputi modal (capital), asset, manajemen,
hasil dan likuiditas, kepatuhan terhadap ketentuan, dan aspek lain : di
Indonesia analisis kinerja bank pada dasarnya dilakukan oleh Bank Indonesia
sebagai bank sentral: analisis kinerja juga dapat dilakukan oleh pihak lain
untuk berbagai tujuan.
Metode
Pengumpulan Data:
1.
Metode system development life cycle
Model SDLC atau sekuensial linier
sering disebut juga Model Air terjun. Model ini mengusulkan sebuah pendekatan
perkembangan perangkat lunak yang sistematik dan sekunsial yang dimulai pada
tingkat dan kemajuan system pada seluruh analisis, desain, kode, pengujian dan
pemeliharaan. Model ini disusun bertingkat, setiap tahap dalam model ini
dilakukan berurutan,satu sebelum yang lainnya. Model ini biasanya digunakan
untuk membuat sebuah software dalam skala besar dan yang akan dipakaidalam
waktu yang lama.
2.
Model Prototyping
Model Prototyping adalah proses
iterative dalam pengembangan system dimana requirement diubah ke dalam system
yang bekerja yang secara terus menerus dipetbaiki melalui kerjasama antara user
dan analis. Prototype juga bisa dibangin melalui bebrapa tool pengembangan
untuk menyederhanakan proses
3.
Model RAD
Rad adalah pengganbungan beberapa
metode atau teknik terstruktur. Rad menggunakan metode prototyping dan teknik
terstruktur lainnya untuk menemukan kebutuhan user dan perancangan system
informasi selain itu Rad menekankan siklus perkembangan dalam waktu yang
sibgkat dengan pendekatan konstruksi berbasis komponen.
4.
Model Spiral
Model Spral pada awalnya diusulkan
oleh Boehm, adalah model proses petrangkat lunak evolusioner yang merangkai
sifat iterative dari prototype yang merangkai sifat iterative dari prototype
dengan cara control dan aspek sistematis model sequensial linier. Model
iterative ditandai dengan tingkah laku yang memungkinkan pengembang
mengembangkan versi perangkat lunak yang lebih lengkap secara bertahap.
5.
Object Oriented Technology
Object Oriented Technology
merupakan cara pengembangan perangkat lunak berdasarkan abstraksi objek-obejkn
yang ada di dunia nyata. Filosofi Object Oriented sangat luar biasa sepanjang
siklus pengembangan perangkat lunak (perencanaan, analisis, perancangan dan
implementasi) sehingga dapat diterapkan pada perancangan system secara umum,
menyangkut perangkat lunak, poerangkat keras dan system secara keseluruhan
6.
Functional Decomposition Methodologies
Metode ini menekankan pada
pemecahan dari system ke dalam subsistem-subsistem yang lebih kecil, sehingga
akan lebih mudah untuk dipahami, dirancang dan ditetapkan. Yang termasuk dalam
kelompok metodologi antara lain:
·
HIPO
·
Stepwisw
Refinement (SR) atay Iterative stepwise Refinement (ISR)
·
Information Hiding
7.
Data Oriented Methodologies
Metodologi
ini menekankan pada karakteristik dari data yang akan diproses, dikelompokkan
ke dalam dua kelas, yaitu :
A.
Data
flow oriented methodologies, system secara logika dapat digambarkan secar
logika dari arus data dan hubungan antar fungsinya di dalam modul-modul di
system. Yang termasuk dalam metodologi ini adalah :
·
SADT
(structured analysis and design techniques)
·
Composite
Design
·
SSAD
(Structured system analysis and design)
B.
Data
structured oriented methodologies, metodologi ini menekankan struktur dari
input dan output di didtem, yang termasuk dalam metodologi ini adalah :
·
JSD
(Jackson’s system development)
·
W/O
(Warnier/Orr)
4.METODE PENGUMPULAN DATA UNTUK
ANALISIS
Ø Knowledge Management (KM)
Pengertian
Knowledge Mnagement adalah proses mengumpulkan dan menciptakan pengetahuan
secara efiisen, mengatur basis pengetahuan organisasi untuk menyimpan pg
sengetahuan dan memfasilitasi knowledge sharing (berbagai pengetahuan) sehingga
pengetahuan tersebut dapat memfasilitasi knowledge sharing (berbagai pengetahuan)
saling berbagi pengetahuan tersebut dapat terjadi antara pelanggan, pegawai dan
dengan rekan-rekan bisnis.
Aktivitas
Knowledge Management dan dukungan teknologi informasi dalam pelaksanaannya
knowledge management ditunjang oleh teknologi informasi untuk hal-hal sebagai
berikut :
·
Knowledge
identification
Merupakan aktivitas identifikasi
terhadap pengetahuan
·
Knowledge
discovery and analysis
Menggunakan mesin pencari, bais data
dan data mining. Pengetahuan yang tepat dapat ditemukan dan diabalisis
·
Konwledge
acquisition
Meruapakan proses pengumpulan dan
peraturan pengetahuam sehingga dapat digunakan
·
Knowledge
creation via idea generation
Merupakan proses pembuatan
pengetahuan dengan menggunakan teknologi idea generation. Terdapat berbaiu
macam software untuk idea generatiom yan g dirancang membantu menstimulasi
seorang atay suatu kelompok untuk menghasilkan ide-ide atau pilihan-pilihan.
·
Knowledge
establishment of organization bases
Pengetahuan perusahaan perlu
disimpan pada suatu basis pengetahuan sehingga perlu dibuat suatu basis
pengetahuan
·
Knowledge
distribution and use
Teknologi diterapkan untuk memungkinkan pendistribusian
ketika dibutuhkan
Ø Data Mining
A. Pengertian data mining
Data
mining adalah teknik manajemen data yang digunakan dengan data warehouses dan
data marts. Tekonologi data mining memiliki kemampuan untuk melakukan perkiraan
otomatis dari trends dan behaviors serta menemukan pattern yang sebelumnya
tidak diketahui secara otomatis.
B. Karakteristik data mining,
Data mining memiliki
karakteristik-karakteristik sebagi berikut :
·
Lembaga
sertifikat profesi telematika Indonesia 217
·
Tools
data mining dibutuhkan untuk mendapatkan data yang terpendam
·
Miner
yang dalam hal ini adalah pengguna, dilengkapi dengan data drills dan
query tools untuk mengajukan pertanyaan dan mendapatkan jawaban terhadap
query tools untuk mengajukan pertanyaan dan mendapatkan jawaban terhadap
pertanyaan tersebut dengan cepat.
C. Tools data mining
Menggunakan bebrapa tools berbasis
teknologi informasi, beberapa tools yang cukup dikenal adalah ;
·
Neural
computing
Pendekatan machine-learning dimana
data historis dapat diteliti untuk diperoleh polanya
·
Intelligent
agents
Dapat membantu melalukan data mining
seperti analisis trend, prediksi dan lain sebaginya. Contoh penggunaanya adalah
untuk mendapatkan informasi yang tepat pada internet dengan baris data
·
Association
analisis
Pendekatan dimana pengguna menentukan suatu algoritma yang
mengurutkan kumpulan data yang besar dan menyatakan aturan statistik di antara
data-data tersebut